Dukung Budaya Sensor Mandiri, UAD Bekerja Sama dengan Lembaga Sensor Film Indonesia

Pada 5 Juni 2021, Universitas Ahmad Dahlan dan SEMBILAN Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Lembaga Sensor Film Republik Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan di Hotel Harper Malioboro dengan dihadiri oleh Rektor masing-masing Universitas dan juga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Walikota Yogyakarta, Drs. Heroe Poerwadi, M.A. Dalam sambutannya, Heroe menyebutkan bahwa acara televisi yang dibuat saat ini sering tidak tepat sasaran. Ketua LSF Rommy Fibri Hardianto juga memberi sambutan tentang pentingnya sensor mandiri yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat untuk membantu LSF dalam menonton tayangan sesuai dengan kategori yang ada. Secara detail, penjelasan mengenai pentingnya sensor dalam industri pefilman ini disampaikan oleh keynote speaker H. Sukamta, Ph.D. anggota Komisi I DPR RI dengan tema “Peran Komisi I DPR RI dalam Pengawasan dan Pemajuan Industri Perfilman Indonesia”. Dr. Naswardi, M.M selaku Ketua Komisi III LSF RI juga menyampaikan materi terkait “Urgensi dan Internalisasi Nilai-Nilai Budaya Sensor Mandiri dalam Tridharma Perguruan Tinggi”. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Kuat Prihatin, M.M. selaku Anggota LSF RI.
Sebagai penanda resmi kerja sama antara Universitas Ahmad Dahlan dengan Lembaga Sensor Film Indonesia, Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD menandatangani Nota Kesepahaman dengan Ketua LSF yakni Rommy Fibri Hardianto.









